Lebih efisien bata ringan atau bata merah

Lebih efisien bata ringan atau bata merah Lebih efisien bata ringan atau bata merah[/caption] Di artikel sebelumnya saya telang membuat artikel pengenalan bata ringan , Kali ini saya akan membuat artikel perbandingan antara menggunakan dinding bata ringan atau dengan mengunakan bata merah. Dapat diketahui bahwa bata ringan banyak mempunyai keunggulan, dan mungkin ada yang masih mempertimbangkan menggunakan material apa untuk hunian yang akan di bangun. Silahkan simak artikel di bawah. Baiklah,  untuk menjawab keraguan menggunakan bata ringan, yang nyatanya sangat membantu dalam proses pengerjaan dan dengan segala keunggulannya, mudah mudahan dengan artikel ini bisa menjawab keraguan anda. Sebagaimana kita tahu, bata ringan mempunyai banyak keunggulan antara lain  :
  • Lebih ringan dan kuat, dibandingkan dengan batu bata merah.
  • Lebih presisi, sehingga mudah dan cepat dalam penggunaannya.
  • Tahan terhadap api & gempa.
  • Lebih tahan dari rembesan air (kedap air)
  • Lebih hemat.
Di ketahui harga bata ringan memang tidak murah, bagaimana bisa menggunakan bata ringan bisa lebih efisien dan bisa menjadi lebih hemat? Anda harus memahami bahwa dalam proses konstruksi, ada bahan dan komponen lain yang harus tersedia.
  • Salah satunya adalah semen.
  • Jangan lupakan juga sisi tenaga kerja.
  • Prinsip saat memulai proses konstruksi :
  • jangan lupakan yang kecil yang kelihatannya sepele. Hal ini juga menhabiskan anggaran kalu volume nya banyak.
[caption id="attachment_659" align="aligncenter" width="825"]Mengenal Bata Ringan pengganti bata merah dan batako Mengenal Bata Ringan pengganti bata merah dan batako[/caption] Baiklah, begini perhitungannya: Bata konvensional (Bata merah) Ukuran per-biji = 24 x 4 cm (ukuran umum bata merah digunakan) Untuk dinding dengan luas 1 m², kira-kira membutuhkan:
  1. Bata merah : ±80 buah, harga per-biji ±Rp 750,-
  2. Adonan semen pasir : 14 kg semen & 0.04 m³ pasir ayak
  3. Waktu pengerjaan : ± 1 jam
Biaya yang dikeluarkan /m². Bata merah (80 x Rp. 750,-)                               = Rp. 60.000,- Adonan semen                                                    = ±Rp 27.500,- Total biaya bahan sebelum pengerjaan            = Rp. 87.500,-

Bata ringan Ukuran per-biji (P x l x t) : 60x 10 x 20 cm (ukuran umum bata ringan digunakan) Untuk dinding dengan luas 1 m², kira-kira membutuhkan:
  1. Bata ringan : 8 buah harga per-biji ±Rp 9.000,-
  2. Semen instan : 4 kg
  3. Waktu pengerjaan : ± 40 menit/m²
Biaya yang dikeluarkan/m² Bata ringan (8 x Rp. 9.000,-)                               = Rp. 72.000,- Semen instan (4 Kg x ±Rp 3.700,-)                      = Rp. 14.800,- Total biaya bahan sebelum pengerjaan          = Rp. 86.800,-

Nah bagai mana dengan perhitungan di atas? sudah cukup membuktikan bukan? Dari sisi material sudah terbukti bata ringan lebih murah 7,5%. Jangan lupakan sisi waktu yang berdampak pada biaya tukang. Dengan pengerjaan yang lebih cepat di pastikan biaya pengerjaan akan berkurang Juga perhatikan pada pemasangan bata ringan yang menggunakan semen instan. Semen instan memiliki keunggulan yang jauh lebih baik dari penggunaan semen konvensional. Daya rekat pada semen instan yang tinggi membuat pemasangan bata ringan menjadi kuat dan tidak mudah menimbulkan retak-retak pada sambungan antar bata ringan. Apa masih ragu menggunakan bata ringan, Ayo buktikan, dengan segala keunggulannya tidak diragukan lagi untuk mengaplikasikannya ke hunian anda.  
Previous
Next Post »

Berkomentarlah menggunakan bahasa yang baik dan sopan! EmoticonEmoticon